Rabu, 29 Oktober 2014
Hilang
lama sudah rasanya tidak melihat senyum dia , karena rasa ini sudah hilang tidak tersisa.. awalnya saya merasa begitu sulit ketika harus berhenti mencintai orang yang paling aku sayangi. aku rasa harapanku sudah sirnah. tanpa dia, awalnya aku seperti kehilangan arah untuk rasa cintaku . tapi, setelah ku lupakan semua rasa itu hilang dengan sendirinya. terima kasih tuhan, engkau telah membebaskan aku dari jerat cinta yang selama ini tidak bisa kulepaskan, terima kasih tuhan engkau telah dengan mudahnya menghapus luka-luka yang tidak mudah ku sembuhkan. ternyata rasa cinta itu tidak akan begitu mudah untuk di hilangkan. ketika waktu mengizinkan aku bersamamu, tapi apalah dayaku ingin memiliki orang yang mencintai orang lain, siapa yang perduli rasa sakitku? kalau bukan aku yang berusaha menghilangkannya siapa lagi? aku sudah tau dari awal rasa ini hanya akan sia-sia, tapi saya berusaha membuat jadi tidak sia-sia.., salah siapa? apa aku salah, tapi saya selalu berterima kasih kepada tuhan, karena DIA aku bisa membuka hatiku untuk yang lain, tanpa harus saya bersusah payah melupakan dia.
Kamis, 01 Mei 2014
Kaulah Pemeran Utama
Matahari begitu mudah
digantikan oleh bulan, begitupun juga bulan kadang mengkhianati mentari pagi
ketika waktu harus berganti menjadi siang. Aku adalah seorang wanita yang
sangat lemah , bahkan rapuh ketika mendengar sebuah kata yang sering di ucapkan
oleh semua manusia , cinta. Yah , kadang cinta membuatku begitu rapuh tatkala
mengingat orang yang aku cintai lebih memilih bahagia bersama yang lain. Entah mungkin
dia tidak pernah sadar bahwa aku adalah satu-satunya wanita yang bisa mencintai
dia dengan segala kekurangan yang ada pada dirinya. Mungkin dia bisa
mendapatkan seorang wanita yang berkali-kali lebih indah di pandang mata. Tapi dia
tidak akan pernah bisa menemukan wanita yang mampu menerimanya dengan
beribu-ribu kekurangan yang ada pada dirinya. Aku mungkin bukanlah seorang
wanita yang sempurna sehingga harus berkata seperti itu . tapi entahlah ini
hanya sebuah naluriku yang mungkin suatu saat akan disesali oleh lelaki yang
sangat aku cintai. Kadang air mata jatuh begitu saja mengingat hatiku yang
begitu rela kau hancurkan tanpa henti, tanpa sadar kau koyakkan seluruh isi
dari hati ini. Mungkin kau tidak akan pernah menemukan wanita yang begitu tegar
seperti diriku, kau mungkin tidak akan menemukan seorang wanita yang kuat
karena senyumanmu. Kau mungkin bisa bersenang-senang dengan yang lain , tapi
kau tidak bisa pungkiri bahwa yang mampu berada di atas segala-galanya untukmu
adalah aku.
Sadarkah kau bahwa kau yang
telah menghancur kan hati ini? Hingga tiada lagi tempat untuk yang lain? Haruskah
aku setia untuk dirimu yang tidak pernah mengerti akan diriku? Sadarkah kau
atas apa yang kau lakukan?, Aku tau kalau kamu mengetahui perasaanku ini? Lantas
mengapa kau tak memberi jawaban atas perhatianku? Apakah kau tidak menghargai?.
Ataukah kau hanya tidak ingin melukai atas apa yang kulakukan?. Dengarlah, aku
mungkin tidak akan mendapatkan yang seperti dirimu jika takdirku bukan untukmu,
tapi apakah kau akan yang seperti diriku jika takdirmu adalah untukku? Mungkin kau
hanya akan menghabiskan waktumu dengan penyesalan kesia-siaan mu terhadap
diriku. Aku memang bukanlah wanita yang sempurna, yang bisa memecahkan batu
dengan tanganku sendiri , tapi aku adalah wanita yang sempurna jika
berdampingan denganmu.
Mungkin aku salah jika harus
menuntut untuk sebuah rasa seperti ini kepadamu. Tapi aku tidak pernah salah
karena kau mengetahui segala rasa yang kupunya untukkmu. harusnya kau sadar disetiap cerita yang ku
tulis dirimulah selalu yang menjadi pemeran utamanya, dalam do’aku, dalam
perbincanganku kepada Tuhan, bahkan perbincanganku dengan ibuku kau tetap
menjadi pemeran utamanya. Mungkin kau tidak seperti matahari yang mudah begitu
saja digantikan oleh bulan ketika tiba waktunya, mungkin juga kau tidak seperti
siang yang digantikan oleh sore. Kau adalah bintang yang cahaya dan indahnya
selalu kubutuhkan saat malam dan selalu kurindukan bila matahari telah datang. Mungkin
kaulah pemeran utama dalam hidupku.
Rabu, 26 Februari 2014
Satu Ruang Namun Tak Bertemu
Pagi ini hujan begitu deras , membuatku sangat malas untuk beranjak dari tempat tidurku , tiba-tiba aku melihat sebuah foto yang ada di handphone ku ; iyaaa itu adalah foto orang yang sangat aku cintai . sebenarnya fotonya tidak banyak hanya berjumlah beberapa saja. aku menyimpan fotonya agar ketika aku merindukan dia , sedikit melihat fotonya mampu membuat rinduku sedikit hilang .
Dia adalah orang yang tuhan pertemukan untuk saya , untuk saya cintai , kasihi , sayangi , dan untuk saya rindukan bahkan do'akan setiap waktu. saya mungkin terlalu berlebihan jika menganggap dia adalah salah satu alasan kenapa saya selalu berdo'a berlinangkan air mata , saya sadar bahwa sebuah rencana tuhan untuk mempertemukanku berkali-kali adalah rencana yang sangat sulit untuk ku terima kembali. yah! begitulah setelah lulus dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) , saya kembali di pertemukan di tempat yang mungkin bisa di bilang untuk berada di tempat tersebut butuh beberapa tahun biar bisa keluar dari tempat tersebut.. yah kampus!! tuhan ingin kami menyelesaikan study kami bersama-sama meski tidak selalu bertemu , tapi ruangan kita tetap sama. saya selalu tahu bahwa tuhan selalu memberikan waktu untuk aku dan dia bertemu di jam-jam yang istimewa. siang itu saya melihat dirimu berjalan di lapangan , berjalan seperti tidak ada yang memiliiki. aku melihat mu dari kejauhan lalu melihat mu tersenyum , aku begitu senang melihatmu tersenyum . karena saya sadar senyumku pun telah kau ambil , hingga ketika melihat sosok yang lain saya sudah tidak mampu tersenyum. Saya sadar , saat melihat dirimu dengan yang lain bersenda gurau hatiku sudah seperti sebuah kaca yang retak entah bagaimana lagi memperbaiki sebuah kaca yang retak. yah! wanita mungkin bisa menyembunyikan sebuah perasaanya selama bertahun-tahun , tapi tidak untuk sebuah rasa cemburunya.
saya harusnya sadar sebenarnya siapa dia? kenapa saya harus cemburu?
sadar saya ketika harus mencintai seseorang yang mungkin kepekaannya kurang membuat saya selalu merasakan sakit, cemburu yang berlebihan. Mungkin saya tidak pantas untuk cemburu , karena saya sadar dia bukanlah siapa-siapa, ya Tuhan haruskah saya bertemu diruangan yang sama namun hatiku tidak pernah bertemu? saya harus protes kepada siapa? saya selalu belajar untuk menganggap bahwa ini semua hanyalah sebuah cinta singkat dan ketertarikan sementara , tapi mencintai selama beberapa tahun apakah masih bisa di maksud sebagai ketertarikan sementara? atau hanya sebuah cerita cinta yang singkat?.
seharusnya kamu sadar bahwa ini adalah sebuah perjuanganku yang harus kamu lihat, menunggu , mencintaimu diam-diam , memperhatikanmu , bahkan mendo'akanmu. apakah sudah cukup untuk menghilangkan ketidakpekaanmu?kalau sebelumnya aku dikasih pilihan tentulah aku tidak akan mau untuk mengenalmu , hingga jatuh hati padamu sampai separah ini. mungkin ini adalah takdir atau jawaban dari banyaknya pertanyaan tentang perasaanku ini , tapi takdir selalu memiliki alasan untuk dijelaskan bahwa semua yang terjadi adalah rencana tuhan , mulai dari pertemuanku denganmu , lalu mencintaimu , dan menjadikanmu cinta pertama semua pasti punya alasan. mungkin tuhan ingin aku meluluhkan kamu lewat do'a. saya sadar kalau dirimu dan aku tidak akan pernah menjadi "kita" yang bisa saling jatuh cinta. aku hanya ingin kamu tahu, bahwa aku adalah seorang wanita yang tegar dengan atau tanpa dirimu. seandainya saja kamu mengerti bagaimana rasanya mengikhlaskan yang bukan "hak" dan "milik" adaalah hal yang mudah jika seandainya saja kamu yang merasakan.Tapi dengan kebutaan dan kebisuan yang aku punya, aku masih ingin mempertahankan rasa ini sampai aku dan kamu menjadi "KITA".
Langganan:
Komentar (Atom)